LPKKI.WahanaNews.co | Satu lagi kebijakan penanganan dampak kenaikan harga BBM disiapkan Pemprov Jatim.
Instansi tersebut tengah menyiapkan bantuan berupa subsidi listrik bagi rumah tangga miskin (RTM).
Baca Juga:
Said Abdullah Ajak Kader Jawa Timur Solid Besarkan PDI Perjuangan Lima Tahun ke Depan
Usulan program itu telah dimasukkan rancangan APBD Perubahan (APBDP) 2022.
Bentuknya berupa bantuan token listrik. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 5,8 miliar.
Diproyeksikan, ada 11.701 RTM yang bakal mendapatkan bantuan subsidi token itu. Prioritasnya adalah keluarga yang telah menjadi peserta bantuan dari pemprov untuk pemasangan listrik.
Baca Juga:
Misteri Jasad Terbakar di Pamekasan, Pasutri Bunuh Korban karena Cemburu
Rencana program tersebut juga sudah dibahas pemprov dan Komisi D DPRD Jatim.
’’Salah satu yang dibutuhkan warga miskin saat ini adalah keringanan biaya pengeluaran harian yang harus ditanggung. Dampak BBM jelas memengaruhi kenaikan kebutuhan pokok. Sehingga tepat jika bantuan ini diberikan,’’ kata anggota Komisi D DPRD Jatim Hidayat kemarin.
Selain itu, kata Hidayat, bagi masyarakat miskin, kebutuhan pembelian BBM relatif kecil. Sebab, mobilitas mereka tidak terlalu tinggi.