Dyah menambahkan hasil koordinasi dengan PLN, masyarakat akhirnya tidak dibebani biaya penambahan jaringan listrik di pemukiman baru itu.
Ia berharap dalam waktu dekat proses pembangunan jaringan listrik segera selesai.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
"Masyarakat tidak dibebani biaya, gratis, karena ini masuk program listrik desa," kata Dyah.
Permukiman baru itu ditempati sekitar 18 KK dan tidak jauh dari proyek pembangunan bandara.
Putri Dwi Ratnasari, salah seorang warga di Desa Cerme, Kecamatan Grogol mengatakan dirinya kesulitan untuk belajar karena minimnya sarana penerangan.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
"Hampir dua tahun tidak ada penerangan, jadi kesulitan saat mengerjakan tugas. Kasihan banyak anak kecil juga pak di sini," katanya. Ia berharap pemkab segera menindaklanjuti hal itu dan listrik bisa segera masuk ke daerahnya. [Tio]