LPKKI.id | Infrastruktur kelistrikan Nusa Tenggara Barat sudah sangat andal.
Dengan beban puncak 252 MW masih punya cadangan daya 100 MW.
Baca Juga:
PLN Rampungkan Tiga Infrastruktur Kelistrikan Tegangan Tinggi, Dukung Pembangunan IKN Menuju Forest City
PLTU Jeranjang 3 x 25 MW adalah salah satu pembangkit yang ikut menjaga kehandalan listrik di NTB dengan memasok listrik ke sistem jaringan sebesar 75 MW.
Direktur Keuangan PT Indonesia Power Asti didampingi Kepala Bidang Komunikasi Korporat IP Rahmi Sukma dalam kunjungan kerja ke PLN Unit Induk Wilayah Nusatenggara Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN UIW NTB Sudjarwo atas dukungannya kepada Indonesia Power selama ini.
“Minta arahan dan dukunganya dari PLN agar IP tetap bisa mensuplai listrik yang handal untuk sistem kelistrikan NTB. Ke depan IP agar bisa dilibatkan jika ada kegiatan di Lombok”, ucap Asti di PLN UIW NTB di Lombok, Kamis (24/3/22)
Baca Juga:
Dukung Pembangunan IKN Menuju Forest City, PLN Rampungkan Tiga Infrastruktur Kelistrikan Tegangan Tinggi
Dalam kesempatan ini Asti juga mengungkapkan keinginan Indonesia Power untuk pengembangan energi terbarukan dengan meminta masukan, apa yang harus dilakukan agar bisa meningkatkan bauran energi di NTB.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Sudjarwo dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kunjungan Direktur Keuangan IP dan tim.
Ia menyambut baik keinginan IP untuk mendukung peningkatan EBT dan menjaga kehandalan PLTU Jeranjang 3×25 MW.
“PLTU Jeranjang merupakan pembangkit yang memasok 30 persen kebutuhan listrik NTB. PLN akan selalu memantau keandalannya agar jangan mengaggu sistem kelistikan NTB. Alhamdulillah, walaupun sebelum gelaran MotoGP di Mandalika ada gangguan, tetapi di hari pelaksanaannya dapat beroperasi dengan baik sehingga gelaran event internasional ini sukses,” tutur Sudjarwo
Dalam kesempatan ini GM PLN UIW NTB Sudjarwo membagikan cerita persiapan sistem listrik tanpa kedip PLN mendukung sukses MotoGP Mandalika 2022.
“PLN mengalirkan listrik dari sumber dua Gardu Induk (GI), GI Kuta dan GI Sengkol pasokan daya sebesar 5,19 Mega Volt Ampere (MVA). Aliran ini khususnya untuk memenuhi kebutuhan listrik di area sirkuit, mulai dari paddock hingga medical center,” tutur Sudjarwo
Selain itu, disiapkan pula 20 Uninterruptible Power System (UPS) dengan daya total sebesar 2,52 MVA yang didatangkan dari Bima, Sumbawa, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
PLN pun mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang bersinergi mendukung sukses layanan listrik tanpa kedip ini.
“Terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah mendukung PLN. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik, untuk NTB gemilang,” tutup Sudjarwo. [Tio]