Namun rata-rata pengunjung meminjam hanya satu jam. Para pemakai skuter juga diwanti-wanti agar tidak melaju di jalan raya. Mereka disarankan untuk melintas di jalan-jalan taman saja.
Hasil dari persewaan ini lumayan juga. Jika weekday dan kondisi tidak hujan, dari meminjamkan skuter ia bisa mendapatkan Rp 250 hingga Rp 900 ribu.
Baca Juga:
Wali Kota Kediri Nilai Retret Kepala Daerah Momentum Perkuat Koneksi Pemerintahan
Sedangkan ketika weekend, bisa mencapai Rp 1 juta.
Karena hasilnya menggiurkan, yang terjun ke bisnis inipun bertambah. “Dulu tempat peryewaan hanya tiga saja. Sekarang sekitar enam tempat,” sebut Santia.
Modal untuk membuka usaha persewaan skuter terbilang tak murah. Santia mengaku mendapatkan skuter tersebut dari wilayah Jakarta.
Baca Juga:
Kemensos Gandeng Perguruan Tinggi di Kediri untuk Program Pengentasan Kemiskinan Nasional
Harganya bermacam-macam. Mulai dari Rp 4 hingga Rp 6,5 juta.
Semakin terkenal merek dan spek skuter, harganya akan semakin mahal.
Selain biaya peralatan, istri dari Rofi’i ini harus membayar uang sewa tempat. Satu bulannya Rp 1,2 juta. [Tio]