Google sendiri sudah mengeluarkan peringatan mengenai keempat aplikasi itu termasuk mencopotnya dari daftar Play Store.
Selain itu mereka meminta para pengguna keempat aplikasi itu segera menghapus unduhan yang sudah dilakukan.
Baca Juga:
KPR Kelas II B Sidikalang Dilaporkan ke Polres Dairi Dugaan Kasus Pemerasan
Diketahui keberadaan keempat aplikasi yang berbahaya itu pertama kali diketahui oleh firma layanan pengamanan aplikasi Pradeo.
Menurut mereka keempat aplikasi itu berisi malware Joker.
Diketahui malware Joker adalah tipe malware yang bisa mencuri uang dengan cara berlangganan premium tanpa sepengetahuan korbannya.
Baca Juga:
Selama 300 Hari Kerja, Polrestabes Medan Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan
"Dengan menggunakan kode sederhana dan menyembunyikannya, malware Joker benar-benar sulit dideteksi jejaknya. Saat ini malware Joker sudah ditemukan bersembunyi di ribuan aplikasi yang berbahaya," tulis Pradeo dalam keterangan resmi. [Tio]