LPKKI.WahanaNews.co | Seorang nenek di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kuansing, Riau Bernama Sari Banun (74) memasang bendera Merah Putih dengan posisi warna terbalik.
Kejadian itu diketahui oleh Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Ritonga saat melakukan patroli rutin beberapa hari lalu.
Baca Juga:
Kapolres Rohil Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
Video pemasangan bendera terbalik itu pun tersebar di kalangan masyarakat.
AKP Sony melihat ada bendera dipasang dengan posisi warna terbalik itu saat melintas di samping salah satu panti asuhan Desa Pasar Baru.
Bendera tersebut terpasang pada tiang bambu dengan posisi warna putih di bagian atas dan merah di bawah.
Baca Juga:
Antisipasi Cuaca Ekstrem, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Buat Regulasi Dampak Bendungan PLTA Terhadap Masyarakat Sekitar
Melihat kejanggalan itu, AKP Sony langsung memperbaiki posisi bendera.
Saat itu, Nenek Sari pun datang menghampiri.
Kepada polisi, Nenek Sari mengaku baru menyadari posisi bendera merah putih itu dipasangnya terbalik.
“Nenek tersebut salah mengikat benderanya, yang seharusnya merah didahulukan, ternyata yang putih didahulukan mengikatnya,” kata Sony, Jumat (12/8).
Sony lantas memperbaiki pemasangan bendera merah putih tersebut sembari mengobrol dengan Nenek Sari.
Saat itu, Nenek Sari juga menyampaikan permintaan maaf berkali-kali atas kekeliruannya memasang bendera Merah Putih.
Saat bendera dinaikkan dengan posisi yang benar oleh kapolsek, Nenek Sari bahkan langsung menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Melihat respons sang nenek, AKP Sony mengaku terharu dan tertegun.
Sebab, meski di usia 74 tahun, Nenek Sari masih peduli memasang bendera di bulan kemerdekaan.
Dia berharap kesadaran tentang peringatan HUT Kemerdekaan RI, seperti Nenek Sari tunjukkan juga dimiliki generasi muda saat ini.
“Syukur alhamdulillah, nenek yang umurnya 74 tahun dan tinggal sendiri, tahu dan paham hari Kemerdekaan RI,” ucap AKP Sony. [Tio]